Aku

aku menutup diriku dari orang2 terdekatku, aku tidak pernah mau tau tentang keadaan sekeli2ngku. Walaupun aku tau tapi tetap aku tidak mau tau, dan aku tidak mau perduli apa yang terjadi dengan sekeli2ngku.

Semampuku tersenyum manis pada semuanya, dan seakan2 tidak ada masalah yang menimpaku. Kalau aku selalu bahagia, kalau aku memang ada buat mereka yang membutuhkan ku. Aku tetap ceria, walaupun ceriaku tidak menyenangkan tapi itulah usahaku untuk menghibur diriku sendiri.

Senin, 14 Mei 2012

Sedih..


Aku bingung harus darimana aku memulai ceritaku hari ini. Dari sekian rasa dihati yang kecewa, dalam batin yang menjerit menangis akan ketidak berdayaan ku yang tak sanggup menahan airmata sampai akhirnya emosi ku aku curahkan lewat apa saja yang menggangu pikiran ataupun hari2 yang ku jalani saat ini..
Sampai akhirnya aku marah sejadiku dan menangis meratapi hidup ku yang menahan semua permasalahan dihati. Menahan masalah yang terjadi dalam rumah yang sering kalinya ribut hanya karena masalah sepele, menahan rasa ketidak adilan yang terjadi ditempat ku bekerja, yang sering menyindir, cuek tidak saling perduli satu sama laen, dan mengomel dibelakang orangnya yang sampai akhirnya aku menahan amarah ku, egokupun ku buang jauh2 agar tidak terjadi keributan ditempat ku bekerja. belum lagi masalah kuliah yang sebentar lagi akan KKN. Dan masalah teman2 kuliah ku pun cerudik’an ( s... dan y... ) belum lagi d... yang tidak pernah perduli akan diriku, sedangkan dia mau diperdulikan dan diperhatikan hingga aku hanya menahan rasa yang kecewa terhadap mereka2 yang tidak pernah mau tau tentang keadaan ku. Tau nya mereka, aku hanya tersenyum bahagia, tidak ada derita dan kecewa serta tak ada airmata yang mereka lihat dalam diriku.
Aku berusaha untuk tidak mengeluh, menutupi rasa kecewa, sedih dan ketidak bahagiaan ku terhadap hal2 yang tidak ku sukai agar mereka tidak tau apa yang sedang terjadi pada diriku. Aku pun tak pernah abdet status di Facebook ataupun twittet yang ku memiliki untuk sekedar mereka tau hal apa yang sudah terjadi sama aku. Aku berhenti untuk tidak mengeluh lagi di akun facebook ku. Dan aku hanya menitipkan rasa sedih dan sepi ini pada angin yang bertiup disekeliling ku agar dia membawa sedih dan sepi ku ini pada tempat yang layak agar rasa sedih dan sepi ini tidak menghampiriku lagi.